Kepala Kantor Pajak Pratama Depok Cimanggis Kunjungi PWI Depok

KabarPublik- Depok

Ketua PWI Kota Depok, Rusdy Nurdiansyah menerima kunjungan Kepala Kantor Pajak Pratama Depok Cimanggis, Eko Pandoyo dalam rangka diskusi sosialisasi lapor Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Pribadi dan Badan, Kamis (22/02/2024).

                         Eko Pandoyo

Rencananya untuk sosialisasi Kantor Pajak Pratama Depok akan bekerjasama dengan PWI Kota Depok.

Setiap tahunnya, seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang sudah punya nomor pokok wajib pajak (NPWP) diwajibkan untuk melaporkan surat pemberian tahunan (SPT) pajak penghasilan (PPh) baik orang pribadi maupun badan atau perusahaan.

Tahun ini, Wajib pajak orang pribadi memiliki waktu sampai 31 Maret 2024 dan wajib pajak badan sampai 30 April 2024 untuk melaporkan SPTnya. Sekadar informasi, SPT adalah surat yang digunakan wajib pajak untuk melaporkan penghitungan pajak, penghasilan, harta, objek pajak, atau kewajiban pajak lainnya yang disebutkan dalam peraturan perundang-undangan perpajakan. (jaya)

Sekitar 1039 Siswa Dari 56 SD Bertarung Di Ajang LLP Panmas 2024

KabarPublik- Panmas

Sedikitnya 1039 siswa dari 56 sekolah dasar negeri dan swasta (SD/S) mengikuti kegiatan Lomba-Lomba Pendidikan Sekolah Dasar (LLP SD) tingkat Kecamatan Pancoran Mas (Panmas) tahun 2024.

LLP tingkat Kecamatan tahun 2024 yang dimeriahkan dengan tari-tari tradisional diantaranya tari Tortor asal Sumatera Utara, marchin band, pembukaan puisi dan atraksi tae kwon do dibuka resmi Kepala Seksi Kelembagaan Dinas Pendidikan Kota Depok, Saiful Anwar S.Pd mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Siti Chaerijah Aurijah S.Pd.MM saat membuka resmi kegiatan LLP SD tingkat Kecamatan Panmas di stadion Merpati, Senin pagi (19/2/24).

Pembukaan LLP Kecamatan Panmas semakin semarak dan meriah ditandai pula pelepasan burung-burung merpati dan balo-balon ke udara oleh Kepala Seksi Kelembagaan Dinas Pendidikan Kota Depok, Saiful Anwar S.Pd.

Dalam sambutan membuka LLP SD Panmas tahun 2024, Kepala Seksi Kelembagaan dan Kesiswaan Disdik Kota Depok, Saiful Anwar memberikan apresiasi atas prestasi LLP tingkat nasional yang diraih perwakilan Panmas  tahun 2023.

Untuk Saiful berharap,  prestasi tahun 2023 yang diraih di tingkat nasional itu mudah-mudahan tahun ini prestasinya diraih kembali para perwakilan dari event LLP Panmas tahun 2024.

"Kami berharap di tahun ini ada lagi perwakilan LLP dari Panmas sampai ke tingkat nasional dan raih prestasi lagi,"  kata Saiful penuh berharap.

Saiful berharap pula, LLP tahun ini tidak hanya mencari para siswa yang berprestasi di bidang olahraga dan seni saja." Tetapi LLP ini menjadi ajang silahturahmi dan persaudaraan diantara para siswa, guru dan kepala sekolah," imbuhnya.

Sebelumnya Ketua Panitia LLP Kecamatan Panmas tahun 2024, Iwan Setiawan S.Pd melaporkan, kegiatan ini diikuti sebanyak 1039 siswa dari 56 sekolah dasar negeri dan swasta (SDN/S) dengan mengikuti enam cabang pertandingan.

Maksud dan tujuan kegiatan LLP SD tingkat Kecamatan Panmas tahun 2024, lanjutnya, ada tiga tujuannya yakni pertama: memupuk persatuan dan kesatuan parasiswa di wilayah Panmas, kedua: menumbuhkan minat, bakat dan kreatifitas, sehingga bakat anak-anak bisa tersalurkan melalui LLP.

"Ketiga adalah sebagai ajang mencari duta-duta yang akan mewakili Kecamatan Panmas ke LLP Kota Depok," tandas Iwan Setiawan yang sehari-hari menjabat KepalSDN Depok Baru 3 itu.

Dari 1039 peserta LLP 2024, menurut Iwan, tersebar di enam mata lomba yakni, OSN 90 peserta, FLS2N 101 peserta, O2SN 488 peserta, FELSI 137 peserta, Pentas PAI 181 peserta dan FTBI 42 peserta."Para peserta ini mulai besok sudah memulai peombaan seduai jadwal dan tempat yang sudah disediakan," ujar Iwan.

Dalam pembukaan LLP SD Kecamatan Panmas hadir pula Ketua K3S Panmas, Henny Herawati, Ketua Kwarran Pramuka Panmas, Mardiono dan perwakilan Disporyata Depok, Kecamatan Panmas, Koramil Panmas dan Polsek Panmas,  Kelurahan Depokjaya dan para ketua Gugus se Panmas serta para Kepala Sekolah.

Tari Tortor asal Sumatera Utara (Sumut) yang dibawakan kolaborasi para siswa bersama para kepala sekolah Gugus 2 SD Kecamatan Pancoran Mas (Panmas) menyemarakan pembukaan Lomba- Lomba Pendidikan sekolah dasar (SD) tingkat Kecamatan Pancoran Mas (Panmas), Kota Depok tahun 2024 di stadion Merpati, Kelurahan Depokjaya, Kecamatan Panmas, Kota Depok, Senin pagi (19/2/24).

Tari tradisional Tortor dibawakan dengan menarik, sehingga memukau para undangan dan seribuan siswa peserta LLP tahun 2024.

Selain tari tradisional Tortor asal Sumatera Utara, pembukaan LLP SD Kecamatan Panmas juga dimeriahkan dengan marchin band, tarian tradisional lain, atraksi tae kwon do, pembacaan puisi, defile kontingen peserta LLP dan ditutup dengan doa yang dibacakan seorang guru agama Islam dari SDN Rangkapanjaya. (jaya)

Ahli Waris Kampung Bojong Malaka Berharap Ganti Untung Tanah Mereka Yang Dibangun Kampus UIII

KabarPublik- Depok

Ahli waris Kampung Bojong Malaka berharap mendapat ganti untung atas lahan tanah yang telah dibangun gedung kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). 


Kampus UIII berada di Kota Depok, Jawa Barat telah menerima pendaftaran mahasiswa baru dari berbagai negara.

Sekretaris Paguyuban Kampung Bojong Malaka Kasno di Depok Selasa mengatakan kampus UIII berdiri di tanah tanah adat yang jelas ada surat - surat yang resmi.

"UIII ini kan sudah menerima mahasiswa baru. Sementara belum diresmikan (oleh presiden ) kami sebagai ahli waris pemilik tanah berharap segera dibayar," kata Kasno. 

Kasno menjelaskan gedung kampus UIII itu dibangun di lahan tanah adat  oleh Kementerian Agama seluas 110 hektar. 

Tanah adat itu kata Kasno memiliki surat surat kepemilikan tanah warga Kampung Bojong Malaka resmi.

"Kami dapat mempertanggungjawabkan secara moral, hukum, defacto dan deyure dibuktikan dengan Leter C tahun 1965," kata Kasno. 

Lalu Kasno mengatakan ada surat keterangan dari pemerintah desa waktu itu yang kini ada di kelurahan. 


"Kemudian ada pernyataan dari notaris.

Maka hal tersebut tidak diragukan lagi lahan yang dibangun UIII saat ini adalah  milik warga sah secara hukum," 

"Maka dari itu kami meminta kepada pihak terkait khususnya Kementerian Agama dan Kementerian ATR saling berkoordinasi agar apa yang menjadi hak masyarakat itu bisa dikembalikan," tutur Kasno. 

Kasno juga berharap Presiden Indonesia melihat persoalan ini dan meminta memerintahkan kepada bawahan menyelesaikan hak masyarakat atas lahan yang digunakan kampus UIII. 

"Kami meminta Presiden Indonesia segera juga memerintahkan kepada bawahannya menyelesaikan hak masyarakat," tuturnya. 

Kasno juga mengatakan di tahun 2018 muncul sertifikat tanah dengan nomor 002 atas nama Kementerian Agama dengan lahan seluas 142 hektar. 

Kata Kasno itu sudah ada keputusan hukum, namun pihak RRI mengakui ke Kementerian Agama sebanyak empat kali dalam risalah sidang bahwa memiliki lahan tanah sebanyak 32 hektar. 

"Dalam risalah sidang RRI selaku pihak yang menyerahkan mengoperahlikan tanah ke Kementerian Agama mengakui hanya 32 hektar. RRI mengakui empat kali. Kalau empat kali ikrar yang kuat tanahnya 32,4 hektar,"

"Bagaimana ceritanya di surat berita acara terima barang milik negara menjadi luasnya menjadi 142 hektar dari mana 110 hektar? Ya tanah adat," tuturnya. 

Saat ini kampus UIII yang belum diresmikan oleh presiden Indonesia, Kasno beranggapan lahan digunakan gedung kampus tersebut belum dilunasi. 

Kasno menyakini Presiden telah mengetahui tentang kepemilikan tanah melalui buku leter C.

"Ini punya warga masyarakat. Dugaan kami sebagai ahli waris presiden benar. Jangan sampai terlibat mafia tanah karena salah satu sekian banyak program unggulan presiden terkait agraria ada dua," tuturnya.

Program tersebut kata Kasno Proyek Operasi Nasional Agraria atau Prona dan pencegahan dan pemberantasan mafia tanah. 

"Kenapa Presiden tidak mau meresmikan karena presiden memegang teguh dan tidak mau program unggulan pemberantasan dan pencegahan mafia tanah. Di sisi lain presiden mau meresmikan, tapi dari hasil mafia tanah. Ini dugaan saya," ungkapnya.

Sebelumnya, UIII menerima mahasiswa melalui dua jalur yaitu mandiri atau pembiayaan sendiri dan jalur beasiswa untuk tahun akademik 2023-2024.

Rektor UIII Prof Dr Komaruddin Hidayat di Kampus UIII Depok, Jawa Barat, Jumat, mengatakan program admisi melalui jalur mandiri maupun beasiswa ini terbuka untuk warga negara Indonesia maupun asing yang mampu menunjukkan kualitas kepemimpinan dan latar belakang akademis yang kuat.

Ia mengatakan meskipun UIII merupakan kampus berlabel Islam, visi yang diusungnya bersifat inklusif dan universal. Atas dasar itu, mahasiswa UIII bukan hanya yang beragama Islam tapi juga dari agama lain.

“Jalur beasiswa yang kami tawarkan juga bersifat non-diskriminatif. Karena itu kami mengajak anak-anak muda potensial dari seluruh dunia tanpa memandang latar belakang bangsa dan agama untuk tidak melewatkan kesempatan emas ini," ujarnya. (*)

Warga Mekarjaya Dan Baktijaya Antusias Ikut Perekaman KTP Elektronik Di Kelurahannya

KabarPublik- Mekarjaya 

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok terus meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan dengan melakukan program jemput bola perekaman KTP Elektronik bagi warga pemula di Kelurahan Mekarjaya dan Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Jumat-Sabtu (26-27 Januari 2024).


Kepala Disdikcapil Kota Depok, Nuraeni Widayatti menjelaskan, perekaman bagi warga pemula ini dilakukan di tujuh kantor kelurahan Kota Depok.

Perekaman KTP elektronik bagi warga   di kedua kelurahan itu dan kelurahan ini merupakan kegiatan rutin dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan.

Dia mengaku, selama ini memang pelayanan administrasi kependudukan sudah dialihkan ke kantor kecamatanan, namun instansinya tidak hanya berhenti di kecamatan, tetapi juga terus menjaring para warga wajib KTP, seperti pemilih pemula.

"Jadi walau pun ada SDP kecamatan... Kita tetap ada program jemput bola  .. Keliling terus. ini dalam rangka Percepatan perekaman bagi pemilih pemula," kata Nuraeni Widayatti kepada KabarPublik, Jumat (26/1/24).

Program jemput bola bagi warga pemula, menurut dia, sebelumnya telah dilakukan perekaman KTP elektronik di sekolah- sekolah, namun banyak pula yang belum sempat  ikut. Sehingga perlu dijemput b di kantor kelurahan.

"Tuh anak-anak  harus disamperin biar pada rekam.. . Klo perlu nanti kita samperin sampe RW. Segitunya layanan Dukcapil," tutur Nuraeni.

Selain di Mekarjaya, kegiatan perekaman KTP elektronik pada hari yang sama berlangsung di kantor Kelurahan Baktijaya.

Kegiatan perekaman KTP elektronik bagi warga pemula disaksikan langsung Lurah Mekarjaya, Nelda Purnadia Wardhanii dan Sekretaris (Sekkel) Baktijaya, Ari Basuki yang akrab disapa Abu di kabtor kelurahan masing-masing.

Diminta komentarnya, Lurah Mekarjaya, Nelda Purnadia Wardhanii menyambut positif dan mengucapkan terima kasih kepada Disdukcapil yang melakukan perekaman bagi warganya yang wajib KTP di kantor kelurahannya.

"Alhamdulillah dengan adanya program ini sangat membantu anak-anak yang belum mempunyai KTP bisa mengikuti perekamannya di kantor kelurahan, mungkin di kantor kecamatan pelayanannya  banyak yang mengantre, dan mereka belum sempat-sempat, nah pas di kantor kelurahan ini ada kesempatan,"  kata Nelda.

Nelda merasa senang, antusias warga cukup tinggi untuk mengikuti perekaman KTP elektronik kantor kelurahan.

Senada pula Sekkel Baktijaya, Ari Basuki." Program jenput bola perekaman KTP elektronik bagi warga pemula Disdukcapil di kantor kelurahan sangat membantu warga pemula," kata Abu. (jaya)



[

Camat Wiyana Ingatkan Seluruh ASN Di Sukmajaya Tetap Menjaga Netralitas Dan Tupoksi

KabarPublik- Sukmajaya

Camat Sukmajaya, Wiyana kembali mengingatkan seluruh Aparat Sipil Negara ,(ASN) di kantor kecamatan dan kelurahan di wilayahnya tetap menjaga netralitas dan fokus pada Tupoksi dalam melayani masyarakat di tahun Pemilu dan Pilkada Kota Depok.


Peringatan netralitas itu disampaikan Camat Sukmajaya, Wiyana di acara Sosialisasi Netralitas ASN Pemerintah Daerah Kota Depok tahun 2024 di aula kantor Kecamatan Sukmajaya, Jumat Pagi (26/1/24).

Wiyana mengatakan, kegiatan sosialisasi ini  intinya semua ASN harus Netral dan fokus kepada tupoksi (tugas pokok dan fungsi) masing-masing di wilayah kerjanya.

"Jadi intinya semua ASN harus Netral dan fokus kepada tupoksi masing-masing di wilayah kerjanya,"  tegas Wiyana.

Dalam kegiatan ini, Wiyana menuturkan, BKSDM Kota Depok berharap semua ASN faham benar terhadap ketentuan menempatkan diri secara baik dalam situasi Pemilu dan Pilkada yang akan datang.

"Sehingga pelayanan di masyarakat tetap lancar dan selalu netral dalam memberikan pelayanan," kata Wiyana.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti para lurah, sekretaris kelurahan, para kepala seksi kelurahan se Kecamatan Sukmajaya. (jaya)

Musrenbang Pertama Digelar Di Kantor Baru Kelurahan Kalimulya, Lurah Asep Senang Usulan Menu Wajib Diskomodir Pemkot Depok

KabarPublik- Kalimulya 

Lurah Kalimulya, Asep Mustopa tampak sumringah karena seluruh usulan warga di menu wajib di Musrenbang 2025 diamomodir Pemkot Depok. 



Hal itu disampaikan Lurah Kalimulya, Asep Mustopa kepada wartawan seusai mengikuti forum Musyawarah Pwrencanaan Pembangun (Musrenbang) Kelurahan Kalimulya tahun 2025 yang dibuka resmi Camat Cilodong, Zaenal Arifin di aula kantor kelurahan setempat, Senin (22/1/24).

Dalam sambutan dan arahannya , Camat Cilodong, Zaenal Arifin memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada lurah bersama para staf, LPM, ketua TPP PKK Kelurahan Kalimulya,  Babinsa, Babinkamtibmas dan para pengurus RT/RW dan forum anak Kelurahan Kalimulyayang sukses menyelenggarakan forum Musrenbang pertama di kantor baru Kelurahan Kalimulya yang cukup megah.

"Semoga Musrenbang ini menjadi forum perencanaan pembangunan yang bermanfaat dalam menungkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Zaenal Arifin.

Camat Cilodong mengajak, semua kompoten masyarakat agar menjaga dan memelihara kantor baru agar bisa bertahan lama." Inilah salah satu dari manfaat kita membayar pajak bumi bangunan (PBB) dan pajak daerah lainnya seperti pajak restoran, parkir, dan kendaraan bermotor," kata Zaenal.

Dia berharap, kantor baru yang megah dan sejuk dilengkapi AC akan memberikan semangat dan produktifitas pak, bu sekretaris kelurahan para kepala seksi dan para staf."Saya meminta para staf dan pak lurah datang ke kantor lebih awal, jangan sampai warganya butuh pelayanan, tapi staf dan lurah ga ada di kantor, kecuali ada tugas keluar kantor," tegas Zaenal.

Kegiatan Musrenbang pertama ini membuat Lurah Kalimulya, Asep Mustopa tampak sumringah. Pasalnya, selain diikuti seluruh pengurus RT/RW, juga seluruh usulan di menu wajib diakomodir Pemkot Depok.

"Alhamdulillah saya senang dan gembira seluruh usulan di menu wajib kami Musrenbang tahun 2025 diakomodir," ungkap Asep.

Usulan apa saja di menu wajib yang diterima, menurut Asep, diantaranya berkaitan dengan pembangunan nonfisik, seperti kampung Caraka, pembinaan stunting , posyandu dan lainnya.

"Alhamdulillah...semua menu wajib terutama pembangunan nonfisik semua diakomodir," kata Asep.

Untuk itun Asep mengajak warganya membangun dan memajukan wilayah Kalumulya demi kesejahteraan masyarakat dengan selalu taat membayar paj bumi bangunan dan pajak daerah lainnya.(jaya)