Walikota Depok: CPNS Harus Miliki Integritas dan Taat Norma Yang Berlaku

KabarPublik-Balaikota
Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) harus memiliki integritas dan taat terhadap norma-norma yang berlaku di suatu tempat bekerja.
Walikota Depok, Mohammad Idris memberikan pengarahan kepada ratusan CPNS baru 
Harapan itu disampaikan Walikota Depok,Mohammad Idris saat memberikan pengarahan dan motivasi kepada 236. CPNS Pemkot Depok yang baru menerima surat keputusan (SK) CPNS dan nomor induk kepegawaian di ruang lt 1  gedung balaikota, Senin (8/4/19).

Taat terhadap norma-norma yang berlaku di suatu tempat bekerja, menurut Walikota, baik secara etika maupun kultural, yang tidak tercantum secara tersurat dalam amanah perundang-undangan.
Para guru CPNS baru, diantaranya Ade Ernawati (berhijab), guru honor K-2 selama 15 tahun serius memperhatikan pengarahan Walikota.

“Salah satunya, memiliki sikap toleransi terhadap sesama, baik dari aspek kebudayaan, agama, dan sebagainya,” ucapnya.
Walikota mengingatkan, agar CPNS bekerja dengan giat dan taat terhadap aturan (on the track). Sebab, apabila ada pegawai yang melakukan tindakan indisipliner, bukan hanya mencoreng dirinya maupun rekan kerja, melainkan juga Pemkot Depok.

Kepala BKPSDM, Supoan Suri melaporkan kepada Walikota terkait pemberian SK dan NIP CPNS.
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menyerahkan Surat Keputusan (SK) Penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) kepada 236 CPNS, secara simbolis oleh Walikota Depok, Muhammad Idris di acara Apel pagi para ASN, kemudian di lanjutkan dengan pengarahan dan motivasi kepada CPNS di ruangan balaikota Depok.
Para CPNS baru antusias mendengar pengarahan Ealikota dan Kepala BKPSDM Depok.
Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Supian Suri melaporkan, pembagian SK tersebut, salah satunya merujuk pada Surat Keputusan (SK) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Nomor 308 Tahun 2018, tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemkot Depok Tahun Anggaran 2018.
“Seleksi CPNS ini, untuk memperoleh ASN yang jujur, profesional, bertanggung jawab, dan netral. Selain itu, ASN yang memiliki intelegensi dan akhlak yang baik,” ujar Supian Suri.
Supian mengatakan, awalnya formasi yang dibuka Pemkot Depok sebanyak 239 orang. Namun dua formasi tidak ada yang melamar (mendaftar), serta satu orang lagi masih dalam proses verifikasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional III untuk jabatan formasi Nutrision Terampil.
“Dari jumlah 236 itu, 13 eks-tenaga honorer K2, 108 tenaga guru, 102 tenaga kesehatan, serta 13 tenaga teknis,” katanya.
Dengan diterbitkannya SK tersebut,menurut dia, para CPNS akan ditempatkan di masing-masing Perangkat Daerah (PD) sesuai dengan formasi yang dilamar. Yaitu 1 orang di Sekretariat Daerah (Setda) Kota Depok, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok sebanyak 121 orang, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok sebanyak 68 orang, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok 1 orang.
Supian melanjutkan, untuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penatan Ruang (DPUPR) Kota Depok ada 6 orang, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok ada 2 orang. Terakhir, rinci Supian, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok ada 37 orang.
“Selanjutnya kita akan jadwalkan untuk mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat) sebelum diangkat menjadi PNS,” ucapnya.
Seusai menghadiri acara tersebut, Kadis Pendidikan Depok, Mohamad Thamrin merasa gembira dengan tambahan sekitar 130 CPNS guru, karena guru yang pensiun setiap tahunnya mencapai 200-an guru mulai dari jenjang sekolah dasar hingga SMP negeri.
"Alhamdulillah Dinas Pendidikan mendapat tambahan guru.Sebab setiap tahunnya di Depok kekurangan tenaga pendidikan sebanyak
Diminta komentar seusai menerima SK dan NIP, seorang guru honor K2, Ade Ernawati mengaku, sangat seneng sekali setelah perjalanan panjang selama 15 tahun menjadi guru honor di SDN Cipayung 1.
"Alhamdulillah...saya dan keluarga merasa senang. Sebab, banyak suka dan duka selama di dunia pendidikan ahirnya berakhir dengan bahagia, dan sangat dihargai mendapat pengarahan dari pak walikota Depok, bahkan dari pak kadis Pendidikan yang ngasih suport," ucap Ade meneteskan air mata karena merasa bahagia.(jay)

Post a Comment

0 Comments