Subscribe Us


 

Atasi Kemacetan Lalin di Cipayung Tidak Cukup Melebarkan Jembatan Serong

KabarPublik-Cipayung
Untuk mengurai kemacetan arus lalu lintas (lalin)  di kawasan Cipayung dan sekitarnya tidak hanya cukup dengan melebarkan badan Jembatan Serong.
Ketua LPM Kelurahan Cipayung,  Sobari
Namun harus dibarengi pelebaran ruas Jl Cipayung Raya dan Jl Bonang Raya,  serta perlunya pengaliran  lalin dan kedisiplinan pengemudi.
Demikian hal itu disampaikan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Cipayung,  Sobari menanggapi kekuatiran masyarakat Cipayung terkait keberadaan pelebaran badan Jembatan Serong yang diduga akan memperparah kemacetan lalin di kawasan Jl Cipayung dan sekitarnya.
Sobari mengaku bersyukur atas pelebaran badan Jembatan Serong ke sisi timur, namun dirinya tidak memungkiri keberadaan jembatan baru itu masih akan tetap menimbulkan kemacetan di Jl Cipayung Raya dan sekitarnya.

Jembatan Serong baru yang menyerong.Tiang listrik di ujung jembatan sebagai penghalang kendaraan untuk masuk ke jemnatan baru. 
."Kami bersyukur dengan pelebaran jembatan itu,  namun hal itu tetap belum bisa mengurai kemacetan lalu lintas di kawasan Cipayung dan sekitarnya," kata Sobari kepada kabarpublik.co id, Sabtu petang (14/12/19).
Sobari mengatakan,  meski badan Jembatan Serong diperlebar lagi,  musalkan, ke sisi barat,  namun tanpa dibarengi pelebaran badan Jl Cipayung dan Jl Bonang Raya tentu saja tidak bisa mengurai kemacwtan lalin di kawasan Cipayung.
"Jadi Dinas PUPR Depok harus juga melebarkan ruas Jalan Cupayung Raya dan Jalan Bonang Raya," ujar Sobari.
Sebab ruas badan kedua jalan raya itu berkisar 4-5 meter, menurut dia,  tidak mampu lagi melayani volume kendaraan bermotor yang mungkin saja terus bertambah,  apalagi seiring bertambahnya permukiman baru di wilayah Cipayung dan sekitarnya.
"Saya kira setelah jembatan baru beroperasi nanti harus ada pengaturan lalu lintas dari Dishub Kota Depok terutama pada pagi dan sore," tuturnya.
Sebab keberadaan jembatan  Serong yang baru,  menurut dia,  posisinya agak menyerong dari arah Jl Bonang Raya ke arah Pitara. Sehingga kendaraan dari Jl Bonang Raya hendak memasuki Jembatan Serong yang baru harus mengarahkan kendaraannya ke kanan. Sedangkan dari arah Jembatan Serong yang lama sisi barat menuju Jl Bonang Raya akan berpapasan dengan kendaraan dari Jl Bonang Raya. Akibatnya terjadi kemacetan lalin.
Mantan Ketua LPM Kelurahan Cipayung,  Wawan Eliyatih mengatakan, selain pembangunan infrastruktur jalan,  juga tidak kalah pentingnya pengaturan lalu lintas menjadi solusi mengurai kemacetan lalin di Cipayung.
"Saya melihat keberadaan tiang listrik dipojok jalan Bonang menuju jembatan Serong yang baru itu harus dibongkar karena mengganggu lalu lintas," ujar Wawan. (jaya)


Post a Comment

0 Comments