Lurah Cisalak Terima Buku Laporan Literasi Gizi Bagi Lima Posyandu

KabarPublik-Cisalak
PT Bayern Indonesia bersama Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM-UI) menyerahkan buku Laporan Program Peningkatan Literasi Gizi Bagi Kader Posyandu (LPPLG) di lima Posyandu binaannya di Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok.
Lurah Cisalak, Wiyana (kiri) menerima buku LPPLG dari Ir Rizal, perwakilan PT Bayern Indonesia

Penyerahan Laporan Program Peningkatan Literasi Gizi bagi kader Posyandu itu berlangsung di auditorium PT Bayern Indonesia, Senin petang (22/4/19).
Lurah Cisalak, Wiyana mengatakan, laporan Program Peningkatan Literasi Gizi bagi Kader Posyandu binaan Kelurahan Cisalak tahun 2018 merupakan hasil evaluasi kegiatan binaan Posyandu oleh PT.Bayern Indonesia bersama Pusat Kajian Gizi &Kesehatan ( FKGK ) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.
Ketua PKGK FKM UI, DR Ir Asih Setiarini (hijab ungu) menyerahkan buku laporan PPLG kepada Ketua TP PKK Kelurahan Cisalak, Dede Nurlaela.
Menurut dia, kegiatan pembinaan ini merupakan salah satu bentuk  pertanggungjawaban sosial perusahaan ( CSR) dari PT Bayern Indonesia.
"Pembinaanya secara rutin setiap bulan di lima Posyandu binaan di Cisalak," kata Wiyana kepada kabarpublik.co.id, Senin (22/4/19).
Pusat Kajian Gizi &Kesehatan ( PKGK ) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia ketuanya DR.Ir.Asih Setiarini, MSc bersama PT Bayern Indonesia, Wiyana menjelaskan, melakukan pembinaan rutin setiap bulan yang dimulai April setiap tahun." Kegiatan pembinaannya rutin setiap bulan dan laporannya setiap akhir tahun," ujarnya.
Seusai terima buku LPPLG, lurah foto bareng dengan perwakilan PT Bayern Indonesia dan PKGK PKM UI

Menurut Wiyana, ada sejumlah kegiatan pembinaan diantaranya: 1.Pembinaan kemampuan para kader dalam melaksanakan tugas rutin di posyandu sesuai standar Departemen Kesehatan RI,
2.Membantu menyediakan pendanaan PMT dan Komposisi Menu Gizi
yang baik bagi balita, 2.Menyediakan Perawat dan dokter yg sdh memperoleh ijin dari IDI  dan kementerian kesehatan,
3.Membantu perbaikan sarana prasarana posyandu sesuai ketentuan yg ada,
4. melatih kader dlam memahami panduan dan program baik di Kota maupun Nasional, dan 5. Mengadakan Pelatihan dan kunjungan ke daerah lain untuk menambah wawasan.
"Pembinaannya masih lanjut karena mulai kegiatan setiap bulan April tiap tahun," ucapnya.(jay)

Post a Comment

0 Comments