KabarPublik-Balaikota
Uji kompetensi Pengasuh Anak dan Bayi sangat penting dan strategis, apalagi seperti Kota Depok dicanangkan sebagai Kota Ramah Anak.
Untuk itu Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna mengapresiasi kegiatan Uji Kompetensi Pengasuh Anak dan Bayi yang digelar Lembaga Hadijaya Jalan Kartini Depok, Jumat (3/5/19).
“Kami memberikan apresiasi terselenggaranya kegiatan ini yang memiliki arti penting dan strategis bagi Kota Depok sebagai Kota Ramah Anak," kata Pradi. 
Apalagi lembaga ini ternyata bisa langsung komunikasi di tingkat Kementerian dan ini sangat penting bagi Kota Depok yang sudah punya kota ramah anak,” ungkap Pradi Supriatna ketika menghadiri Uji Kompetensi Pengasuh Anak dan Bayi di Lembaga Hadijaya Jalan Kartini Depok, Jum’at (03/05/2029).
“Uji Kopetensi pengasuh anak dan bayi ini saya pikir sangat penting bagaimana metoda-metoda yang harus dikembangkan mengikuti perkembangan zaman. Bagaimana cara mengasuhnya calon generasi generasi bangsa,” tegasnya.
Sementara itu, Ernasari penyelenggara kegiatan mengatakan, Uji Kompetensi yang dilaksanakan setiap bulan ini sudah berlangsung dua tahun.
“Lembaga Kursus dan Pelatihan Hadi Jaya bersyukur ditunjuk Direktorat PAUD Dikmas sebagai tempat Uji Kompetensi untuk Pengasuh Anak yang ada di Kota Depok, jadi memang tugas kita adalah sosialisasi dan mengadakan uji kompetensi untuk bidang pengasuhan anak dan pengasuhan anak,” jelas Ernawati.
Dikatakan, pelatihan ini dapat juga diikuti peserta umum yang mau ikut mengasuh anak atau baby sitter, day care atau guru, atau pengasuh yang ada di penitipan anak juga guru PAUD.
“Karena materinya hampir mirip unit kompetensinya dengan pengasuh anak. Pelaksanaan kegiatan kali ini memang dalam rangka juga menyambut hari jadi Kota Depok dan Hari Pendidikan Nasional. Uji kompetensi terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya dan ada beasiswa untuk uji kompetensi, dari Direktorat Anggaran dari Direktorat Pendidikan dan Kebudayaan, ditambah dari disubsidi lembaga kami sebagai tanggung jawab lembaga pelatihan kami untuk apa membangun Kota Depok. Yang gagal dapat ikut kembali tanpa apa dipungut biaya lagi, jadi monggo silahkan bagi masyarakat, lembaga atau apapun perorangang, yang ingin belajar untuk bidang pengasuhan anak saya persilahkan datang mendaftar. Silahkan datang dan komunitas dengan dan struktur kami akan menerimanya,” jelas Ernawati.
Ditambahkan, profesi mengawasi tidak bisa dipandang sebelah mata karena profesi ini membutuhkan keahlian khusus dan perhatian khusus dan juga dari hati bukan bukan barang. Oleh karena itu diperlukan unit kompetensi terkait PHBS tumbuh kembang anak.
“Demi keselamatan anak siklus terus nutrisi gizinya seperti apa terus termasuk demi keselamatan anak,” pungkasnya.
Dikatakan pihaknya menginginkan Dinas Pendidikan dapat memasukan materi peagasuh anak di dalam kurikulum SMK.
Menyinggung legalitas peserta, Ernawati mengatakan, setiap peserta Uji Kompetensi mendapatkan ijazah lokal dan Ijazah Negara Direktorat Pendidikan PAUD Dikmas ada Logo Garuda ada barcode-nya nanti ini bisa dipakai pada saat akreditasi. “Ini baru level 2, ke depan kita akan adakan sampai level 3,” tandasnya.(Wismo)

Post a Comment

0 Comments