Subscribe Us


 

Menutup Pekan Koperasi, Wakil Walikota Depok Bergurau Soal Madu Dan Minuman Khusus Lelaki

KabarPublik-Depok Timur 

Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono berkelakar soal perbedaan madu asli dengan madu palsu dan minuman herbal khusus lelaki saat menutup resmi kegiatan Pekan Koperasi dalam memperingati  Hari Koperasi ke 75 Kota Depok di stadion Mahakam Depok II Timur, Minggu pagi (17/7/22).

Sambil memegang sebotol madu di stand UKM Kecamatan Tapos, Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono bergurau soal perbedaan madu asli dengan madu palsu di penutupan Pekan Koperasi Kota Depok di stadion Mahakam Depok II Timur, Minggu pagi (17/7/22).

Candaan itu terlontar saat Iman mengunjungi stand Kecamatan Tapos dan stand UKM. Didampingi Kepala Finas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok, Dede Hidayat, Camat Sukmajaya, Feri Birowo dan Lurah Bhaktijaya, Raden Iwan Herukusumah, Wakil Walikota Depok itu ditawarin sebotol madu hitam.

Wakil Walikota Depok kemudian bertanya," bagaimana membedakan Madura asli dengan madu palsu," kata Imam dengan nada bertanya. 

Namun seorang koordinator stand Kecamatan Tapos maupun pejabat lainnya ikut mendampingi Wakil Walikota Depok hanya menggeleng kepala tanda tidak tahu jawabannya.

Dengan tersenyum Wakil  Walikota Depok itu menjawab:" Bedanya jika madu dibawa ke rumah apakah sang istri marah atau ga. Kalo istri ga marah berarti bukan madu asli".

Setelah mendengarkan promo penjaga stand minuman herbal tentang manfaat kesehatan produknya, Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono tiba-tiba celetuk: "Kalo khusus lelaki ada ga".

Kontan saja jawaban Wakil Walikota Depok itu mengundang tawa semua orang ada di stand Kecamatan Tapos.

Koordinator stand Kecamatan Tapos kemudian menghadiahkan sebotol madu untuk Wakil Walikota sambil bergurau:"Mudah-mudahan madu ini Umi (istri Wakil Walikota Depok) tidak marah Pak".

Hal yang serupa juga terjadi stand yang menjual minuman ramuan herbal. Pemilik minuman herbal berpromo mengenai manfaat kesehatan minuman produknya.

Tanpa dinyana, orang kedua di Pemkot Depok itu celetuk: "Kalo khusus lelaki ada ga". Tawa riuh kembali pecah.(jaya)

Post a Comment

0 Comments