Subscribe Us


 

Sikapi Cuaca Ekstrem, Camat Tapos, Abdul Mutolib Minta Warga Leuwinanggung Tingkatkan Kewaspadaan

KabarPublik- Leuwinanggung 

Menyikapi cuaca ekstrem saat ini dengan intensitas curah hujan banyak dan angin kencang, Camat Tapos, Abdul Mutolib meminta warganya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan bencana yang bisa terjadi wilayahnya.

Saat membuka kegiatan pelatihan Tanggap Bencana dan Mitigasi Kelurahan Leuwinanggung 2022, Camat Tapos, Abdul Mutolib meminta warganya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan bencana terjadi di wilayah Tapos.

Peringatan dini itu disampaikan Camat Tapos, Abdul Mutolib saat membuka resmi kegiatan Tanggap Bencana dan Mitigasi Kelurahan Leuwinanggung tahun 2022 di wisma Kinasih, Rabu (7/12/22).

Dia mengingatkan, jangan sampai bencana angin puting beliung yang terjadi tahun lalu di wilayah Tapos terulang di tahun ini.

Lurah Leuwinanggung, Titin Sumarsih memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan pelatihan Tanggap Bencana dan Mitigasi Kelurahan Leuwinanggung tahun 2022 di wisma Kinasih,Rabu (7/12/22).

"Untuk itu saya meminta warga Tapos terutama para pengurus RT/RW peserta pelatihan Tanggap Bencana agar lebih mewaspadai dan mengantisipasi kemungkinan terjadi bencana di wilayah Tapos," tandas Abdul Mutolib.

Meskipun kegiatan pelatihan Tanggap Bencana dan Mitigasi hanya dalam waktu duahari, namun peserta agar mensosialisasi kepada warga di lingkungan masing-masing."Saya mengapresiasi terlaksananya kegiatan ini pas dalam situasi sekarang ini seperti kita ketahui bersama, marilah kita menjaga lingkungan dari bencana," imbuhnya.

Para peserta pelatihan Tanggap Bencana dan Mitigasi Kelurahan Leuwinanggung tahun 2022 fokus menyimak pemaparan materi yang disampaikan nara sumber di wisma Kinasih,Kamis (8/12/22).

Lurah Leuwinanggung, Titin Sumarsih menjelaskan, kegiatan pelatihan Tanggap Bencana untuk memberikan pengetahuan  dan edukasi kepada masyarakat dalam upaya mengantisipasi bencana.

"Selain pengetahuan dan edukasi, kegiatan pelatihan ini sebagai warning atau peringatan dan upaya meningkatkan kewaspadaan dini dari kemungkinan ini terjadinya bencana di wilayah Leuwinanggung," kata Titin Sumarsih.

Dia berharap, para peserta agar mensosialisasi pengetahuan dan edukasi tanggap bencana dan mitigasi kepada masyarakat di lingkungannya." Saya berharap ilmu yang diperoleh dari pelatihan ini tidak berhenti hanya di peserta, tetapi hendaknya disosialisasikan agar warga memiliki pengetahuan bagaimana cara mengatasi dan menyelamatkan diri, keluarga dan warga bila ada bencana," ujarnya.

Kepala Seksi Kemasyarakatan dan Pelayanan (Kemaspel) Kelurahan Leuwinanggung, Wawan Setiawan mengatakan, pelatihan Tanggap Bencana dan Mitigasi selama duahari (7-8/12/22) diikuti 40 peserta terdiri dari para pengurus RT/RW, LPM, anggota Babinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Leuwinanggung.

"Nara sumbernya dari Dinas Damkar dan Penyelematan Kota Depok dan Dinas Sosial dan Tagana," kata Wawan. (jaya)

Post a Comment

0 Comments