Subscribe Us


 

PPSI Depok Terbentuk. Iman Yuniawan Siap Memfasilitasi Kelestarian Pencak Silat

KabarPublik- Pondokjaya

Dewan Pengurus Daerah Persatuan Pencak Silat Indonesia (DPD PPSI) Kota Depok terbentuk, Minggu (30/1/22). Baba Sarjuni atau Ki Jujun secara aklamasi menjadi ketua PPSI Kota Depok periode 2021-2026.

Tokoh masyarakat Pondokjaya, Cipayung, Iman Yuniawan mengajak para pendekar melestarikan seni budaya pencak silat Kota Depok di acara silaturahmi dan pembentukan Persatuan Pencak Silat (PPSI) di kediamannya, Minggu (30/1/22).

Ki Jujun terpilih dalam acara silaturahmi (reuni) para pendekar dari sekitar 31 sanggar seni budaya pencak silat se Kota Depok di kediaman Iman Yuniawan, tokoh masyarakat Pondokjaya yang juga menjabat Ketua Pembina PPSI Kota Depok  di Perumahan Permata Depok, Citayam, Kelurahan Pondokjaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok.

Ketua terpilih aklamasi PPSI Kota Depok periode 2021-2026, Baba Sarjuni yang bergelar Ki Jujun mengajak para para pendekar memajukan seni budaya pencak silat Depok.

Selain puluhan pendekar silat se Kota Depok, acara silaturahmi itu dihadiri pula ketua pembina PPSI Kota Depok, Iman Yuniawan, perwakilan DPW PPSI Jawa Barat, Hilman Yusuf yang bergelar Ki Ageng Sukma,  Ketua MS Jalan Lima pengasinan, Agus Salim, tokoh pencak silat Citayam,  Dedeh.

Ketua Pembina PPSI Kota Depok, Iman Yuniawan mengapresiasi terbentuknya  kepengurusan PPSI Kota Depok dengan Ketua PPSI Depok, Baba Sarjuni alias Ki Jujun.

Seusai pembentukan PPSI Kota Depok, para pendekar dan pengurus foto bersama di kediaman tokoh masyarakat Pondokjaya, Minggu (30/1/22).

Tokoh maayarakat Pondokjaya itu merasa gembira dan mendukung penuh kegiatan-kegiatan PPSI demi kelestarian seni budaya pencak silat sebagai warisan leluhur bangsa Indonesia khusus para pendekar silat leluhur Depok.

"Kalo bukan kita.... siapa lagi, kalo ga sekarang kapan lagi....nanti generasi muda tidak lagi mengenal seni budaya pencak silat Depok. Untuk itu saya terpanggil mendukung dan memfasilitasi kegiatan PPSI demi kelestarian pencak silat sebagai warisan leluhur bangsa Indonesia," tandas Iman Yuniawan saat memberiksn sambutan.

Perwakilan DPP PPSI,  Hilman Yusuk bergelar Ki Ageng Sukma menyambut gembina dan mengapresiasi acara silaturahmi dan pembentukan pengurus DPD PPSI Kota Depok.

Dengan terbentuk pengurus dan terpilihnya Ki Jujun, menurut mantan wartawan Radar Bogor itu, DPD PPSI Depok termasuk urutan ke-26 dari 29 DPD di Wilayah Jawa Barat.

"Unesco (PBB)  telah mengakui Pencak Silat sebagai seni bidaya Indonesia. Untuk itu, saya mengapresiasi dan berterima-kasih atas terbentuknya DPD PPSI Kota Depok dengan terpilihnya Ki Jujun sebagai ketuanya dan Ketua Pembina DPD PPSI Kota Depok, Pak Haji Iman Yuniawan," kata Ki Ageng Sukma.

Iman Yuniawan mengatakan, setelah terbentunya PPSI Depok akan dilaporkan ke Disporyata Kota sebagai seni budaya tradisional pencak silat.

"Kami akan berupaya menyejahterakan para pendekar dengan mendedikasikan potensinya di sekolah-sskolah sebagai kegiatan ekstrakurikuler. Kami juga akan berupaya agar pencak silat menjadi muatan lokal (mulok) kurikulum di sekolah sebagai kearifan lokal," papar Iman.

Sesepuh PPSI Depok, Agus Salim mengingatkan agar seluruh sanggar pencak silat mendukung penuh terbentuknya  organisasi DPD PPSI Depok dan ketuanya Ki Jujun.

"Saya berharap setelah terbentuk PPSI harus berkembang jangan habis dibentuk, tapi ga ada kelanjutannya. Saya percaya dan terima kasih kepada pak haji Iman Yuniawan yang siap membantu memberikan fasilitas rumahnya untuk kegiatan PPSI Depok," ujar Agus Salim. (jaya)




Post a Comment

0 Comments