Subscribe Us


 

Walikota Depok Berharap Harga dan Stock Sembako Selama Ramadhan Stabil

KabarPublik- Depok Timur
Walikota Depok, Mohammad Idris berharap harga dan ketersediaan (stock) sembilan bahan pokok (sembako) memasuki hingga selama bulan suci Ramadhan 1440 H di Kota Depok masih stabil.

Walikota belanja ayam dan udang
Harapan itu disampaikam Walikota kepada wartawan seusai memonitor situasi kondisi harga dan ketersediaan sembako di Pasar Agung, Jl Proklamasi, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kamis pagi (2/5/19).

Walikota pantau harga bumbu
Menurut Walikota, belum ada gejolak harga maupun kekurangan sembako di Kota Depok. Bahkan, belum juga terjadi pembelian sembako oleh masyarakat dalam jumlah yang besar, arti daya beli masyarakat masih normal.

Walikota beli daging
"Dengan demikian kita melihat secara umun semuanya masih stabil baik harga maupun ketersediaan sembako, mudah-mudahan sampai Ramadhan nanti," kata Walikota.
Mengenai ada satu-dua jenis sembako yang mengalami kenaikan, menurut Walikota, seperti harga bawang putih dan cabe merah, namun masih terjangkau daya beli masyarakat.

Harga beras stabil
Namun ada pula jenis sembako lainnya tetap stabil, lanjutnya, diantaranya daging sapi, ayam potong dan udang." Bahkan,  jenis beras yang harganya turun, mudah-mudahan selama Ramadhan semuanya stabil," ujarnya.
Didampingi Kepala Dinas Perdagangan Industri (Disdagin) Depok, Kania PS, Kasatpol PP Depok, N Lienda Ratnanurdianny dan staf ahli bidang Ekbang, Kafrawi, Walikota tidak hanya berdialog dengan para pedagang, namun juga membeli udang, ayam potong dan daging sapi, termasuk pula membeli cabe merah, bawah merah, bawang putih dan tomat.
Namun saat mengakhiri kunjungannya di Pasar Agung, Walikota membagikan semua belanjaannya kepada para wartawan yang mengikuti kegiatan monitoringnya. Tentu saja, para awak media merasa senang.
"Alhamdulillah...makasih Pa Wali," ucap wartawan.
Sebelum memonitoring harga sembako, rombongan Walikota Depok disambut kepala UPT Pasar Agung, Biher, Camat Sukmajaya, Tito Ahmad Riyadi dan Lurah Abadijaya, Widiyanto.(jay)

Post a Comment

0 Comments