Subscribe Us


 

Warga Perumnas Marah DLHK Depok Sulap Halaman Masjid Jadi Taman

KabarPublik-Beji
Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan (DLHK) 'menyulap' halaman Masjid Istiqomah komplek Perumnas Depok RW08,
Kelurahan Beji,  Kecamatan Beji menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Halaman masjid disulap jadi taman
Kontan saja membuat warga perumahan itu menjadi marah terhadap penyulapan halaman masjid tersebut.
Sejumlah warga setempat menyesalkan DLHK Depok dan pengurus RW08 bersikap cuek dan tidak mempedulikan kebutuhan warga selama memanfaatkan fasos-fasum Perumnas untuk tempat sholat Jumat,  Idul Fitri dan Idul Adha atau Hari Raya Kurban.
"Tanah secuil itu dan itu kan fasos-fasum dari Perumnas yang jadi satu dengan masjid, dimana selama ini untuk kegiatan ibadah.Tapi sekarang dijadikan taman," kata warga.

H Ridwan
Dengan diubahnya menjadi taman, menurut warga, nantinya tidak ada lagi tempat sholat jumat,  Idul Fitri dan Idul Adha."Itu sama artinya Pak Walikota menyuruh warga sholat di jalanan apabila masjid tidak dapat menampung jamaah," ucap Deddy,  warga setempat.
Pemimpin redaksi (pemred) media online nasional itu menyayangkan sikap Pemkot Depok yang tidak sensitif terhadap kebutuhan masyarakat setempat."Jangan hanya kejar target capaian program taman di setiap kelurahan,  namun mengabaikan kebutuhan umat Islam untuk tempat beribadah. Inikah tujuan dari visi misi Kota Depok: Ungggul Nyaman Religius. Apakah ga cukup setelah membangun Taman di Jalan Jawa," ujar Deddy.

Hasil musyawarah warga
Dikonfirmasi secara terpisah di kantornya,  Senin(8/7/19), Sekretaris DLHK Kota Depok,  H Ridwan menegaskan,  pembangunan taman di lingkungan tersebut atas usulan masyarakat setempat."Usulannya dari warga melalui pengurus RW08. Jadi,  kami bikin tamannya berdasarkan permintaan warga mayoritas," ujar Ridwan sambil menunjukan bukti surat dari lingkungan RW 08.
Berdasarkan dokumen yang diterima DLHK Depok,  Ridwan menuturkan, hasil musyawarah warga dengan komposisi warga yang mendukung pembangunan taman sekitar 87%, sedangkan yang belum setuju hanya 13%.
"Itu berarti kami melakukan penataan taman di sana berdasarkan hasil musyawarah warga," pungkasnya. (jaya)





Post a Comment

0 Comments