Ikalibels dan Alumni SMAN 42 Raih Juara Umum Porseni Tradisional 2019

KabarPublik-Jakarta
Alumni SMAN 15 (Libels) dan Alumni SMAN 42 berhasil meraih juara umum Pekan Olahraga dan seni (Porseni) Tradisional Ikalibels Antar-alumni SMA/SMK se DK Jakarta tahun 2019, yang diadakan Ikatan alumni SMAN limabelas (Ikalibels) Jakarta,  Sabtu (24/8/19) di Bellaterra Lifestyle Center Kelapa Gading Jakarta Utara.
Para juara umum Porseni Tradisional 2019

Sekjen Ikalibels Jakarta,  Agustono Soekarno mengatakan, beberapa pertandingan olahraga permainan tradisional seperti : Halma, ular tangga, Ludo, catur Jawa SOS, congklak, karambol, Damdas, TTS dan lain-lain.
"Seluruh pertandingan dan perlombaan telah selesai yang diikuti 26 angkatan alumni Ikalibels Jakarta dan 23 sekolah alumni SLTA se DKI Jakarta," kata Agustono kepada kabarpublik.co.id, Sabtu (24/8/19).

Peserta lomba congklak
Dari seluruh pertandingan tersebut,  Agustono menjelaskan, angkatan 85 dan 87 meraih juara umum I dan II antar angkatan Ikalibels Jakarta dan alumni SMA 42 sebagai Juara Umum antar alumni SLTA se DKI Jakarta tahun 2019.

Peserta lomba permainan ular tangga
"Alhamdulilah semuana berjalan dengan lancar dan sukses," ujarnya.
Ajang Porseni tradisional Ikalibels Jakarta yang juga masuk rekor MURI 2019, Sabtu 24 Agustus 2019 berlangsung di Bellaterra Lifestyle Center Kelapa Gading Jakarta Utara.

Para instruktur senam
Kegiatan ini didukung oleh Bellaterra Lifestyle Center, PAPPRI Jakarta dan Sekitarnya, Yayasan Pendidikan Walang Jaya, ASJB Indonesia dan Jitera Kreasi Indonesia Group
Ketua Umum Ikalibels Jakarta, Dadang Tompro menuturkan, kegiatan ini dalam rangka kepedulian terhadap pelestarian budaya permainan tradisional Nusantara dan Pendidikan.

Lomba karambol
"Di setiap kegiatan alumni berusaha lakukan kegiatan silaturahmi tapi juga silaturahmi ini punya dampak positif terhadap perkembangan zaman, artinya alumni bergerak dan harus tetap bermanfaat," ujarnya.
Alumni MAN 5, Fahmi merasa sangat senang jika kegiatan ini dapat berlangsung dilakukan tahunnya.
"Kedepan lebih berkembang dengan bertambah permainan tradisional lainnya seperti Enggrang, demprak, galasin dan lain-lainnya," pintanya.
Kegiatan ini tercatat dengan rekor : Reuni Pelajar Pertama dengan Lomba Permainan Tradisional di atas meja (dalam rangka peduli pelestarian budaya dan pendidikan).(jaya kamarullah)

Post a Comment

0 Comments