Subscribe Us


 

Pesona Taman IPLT Cilodong Tak Seindah Tempat Sholat Karyawan

KabarPublik-Cilodong
Memasuki kawasan Instalasi Pengelolaan Limbah Terpadu (IPLT) Cilodong,  Kota Depok terasa indah dan sejuk.



Nyaris tidak tercium aroma busuk yang kerapkali ditimbulkan bau limbah kotoran manusia atau lazin disebut tinja.
Puluhan pegawai dan karyawan UPT IPLT Cilodong,  Kota Depok pun merasa nyaman dan aman melakukan aktifitas rutin dari pagi hingga jam pulang kerja di kawasan itu.
Bahkan puluhan awak kendaraan operasional UPLT merasa nyaman-nyaman saja selepas bekerja beristirahat melepaskan rasa capek dan letih di bawah pohon pelindung. Tidak jarang hingga terlelap tidur bersama mimpi-mimpinya.
Tidak cuma karyawan, pesona taman IPLT  Cilodong sekarang ini menjadi daya tarik wisata bagi warga sekitarnya. Kerap kali saban sore jelang mentari terbenam warga selalu mengunjungi taman IPLT. Mereka bersuka ria, termasuk anak-anak. Tentu saja kawasan IPLT menjadi lokasi spot selfy bagi warga.
Keindahan taman IPLT Cilodong ini sudah menjadi daya tarik warga,  setidaknya bisa memberikan hiburan.
Namun pesonanya taman kawasan tersebut terasa kurang lengkap karena hingga kini belum tersedia masjid atau musholla.
Saat reporter kantor berita online (KBO) KabarPublik.co.id, beberapa waktu lalu mencoba menikmati keindahan taman IPLT,  barulah menyadari ada yang kurang dari kawasan ini.
Ketika hendak sholat dhuhur ternyata belum tersedia masjid atau musholla. Pantesan banyak karyawan lapangan terlihat melaksanakan sholatnya ada di hanggar di sela-sela mobil truk, ada pula di bawa pohon. Adanya yang beralaskan kardus dan plastik,  ada pula menggunakan sarung atau bajunya sebagai alas sholat.
Ditemui di kantornya,  Burhanudin,  Kepala UPT IPLT Cilodong membenarkan,  situasi dan kondisi tersebut,  namun masalah masjud dan musholla sudah diusulkan ke Pemkot Depok.
"Insha Allah... kami berharap Pemkot segera merespon usulan kami yang menjadi kebutuhan karyawan untuk beribadah," kata Burhanudin.
 (jaya kamarullah)

Post a Comment

0 Comments