Subscribe Us


 

Untuk Terus Menekan Kasus Stunting, Kelurahan Leuwinanggung Gelar Pelatihan Manajemen Stunting

KabarPublik- Leuwinanggung  

Kelurahan Leuwinanggung, Kecamatan Tapos, Kota Depok terus berupaya menekan angka stunting untuk mencapai Leuwinanggung Zerro Stunting.

Upaya mencapai zerro stunting untuk wilayah yang berada di ujung timur Kota Depok itu dengan mengadakan kegiatan pelatihan Manajemen Stunting di aula kantor kelurahan berlantai tiga nan megah itu, Selasa (25/7/23).

Pelatihan Manajemen Stunting yang diikuti 40 peserta itu dibuka resmi Sekretaris Kecamatan (Sekcam), Tri Sutanto mewakili Camat Tapos, Abdul Mutholib.

Dalam sambutan pembukaan kegiatan itu, Sekcam Tapos, Tri Sutanto memberikan apresiasi dan terima kasih atas penyekenggaraan acara itu sebagai bentuk kepedulian Kelurahan Leuwinanggung dan warga untuk selalu berupaya menekan angka stunting di wilayahnya.

"Saya menilai ini kegiatan yang penting dan strategis karena stunting menjadi program nasional,  tujuannya untuk menyelematkan anak-anak kita agar menjadi generasi yang kuat dan tangguh. Untuk itu, kami mengapresiasi dan terima kasih kepada bu lurah bersama para staf dan warganya," kata Tri Sutanto.

Menurut dia, persoalan stunting harus diatasi bersama yakni pemerintah, masyarakat, kalangan pengusaha dan media.Sebab suksesnya program pembangunan karena adanya Pentahelix, salah satunya dukungan dari media 

Sementara itu, Lurah Leuwinanggung, Titin Sumiarsih mengatakan, meski kasus stunting di wilayahnya sekarang sudah menurun dan tinggal sembilan anak, kelurahan yang pimpinnya bersama masyarakat dan stake holder di Leuwinanggung terus  berupaya menekan angka stunting.

"Alhamdulillah...kasus stunting di wilayah kami saat ini masih ada sembilan anak dibandingkan sebelumnya, namun kami terus berupaya menekan angkanya hingga Insyaallah nanti mencapai Leuwinanggung bebas stunting (Zerro Stunting)," kata Titin optimistis.

Untuk itu dia berharap para peserta selesai mengikuti pelatihan manajemen stunting agar mensosialisasikan, sehingga target harapan Leuwinanggung Bebas Stunting dapat tercapai.

Upaya menekan angka kasus stunting di wilayahnya, menurut dia, di kegiatan pelatihan sehari itu diikuti 40 pesertanya terdiri dari pengurus RT/RW, Pokja Kelurahan Sehat dan para pengelola atau perwakilan PAUD dan Roudhatul Anfa (RA), dan Karang Taruna.

"Dengan kasus stunting sekarang ini tinggal sembilan orang bukan berarti kita semua harus santai-santai aja, akan tetapi kita harus terus mengantisipasinya--dalah satunya dengan pelatihan ini. Lebih baik mencegah dari pada mengobati. Ini senua adalah ikhtiar kami," papar Titin. (jaya)



Post a Comment

0 Comments