Agar Kota Depok Kembali Sejuk, DLHK Minta Warga Tidak Membakar Sampah, Tapi Perbanyak Tanam Penghijauan

KabarPublik- Cimanggis 

Menyikapi soal polusi udara yang buruk di Depok, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok mengimbau, warga agar tidak membakar sampah, tetapi perbanyak menanam pohon di lingkungannya.


                              Indra Kusumah

Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi DLHK Kota Depok, Indra Kusumah menjelaskan, adanya pembakaran sampah akan semakin memperburuk kualitas udara di wilayah Depok, apalagi sekarang ini polusi udara di Depok tidak bersahabat dengan kesehatan masyarakat.

Selain itu menbakar sampah di cuaca yang panas sekarang ini, Indra mengkuatirkan akan mengundang terjadinya kebakaran."Untuk itu, kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah, karena dikuatirkan akan semakin memperparah kondisi udara di Kota Depok,"  kata Indra Kusumah didampingi Pramana, fungsional DLHK Depok kepada KabarPublik.co id, Kamis (21/9/23).

Selain larangan membakar sampah di musim kemarau ini, Indra berharap, warga tidak melakukan penebangan pohon-pohon pelindung karena akan menambah cuaca semakin panas lantaran tidak ada yang menyaring teriknya matahari.

'Menebang pohon di Kota Depok tidak boleh sembarangan, tapi harus izin Pemkot sebagaimana yang diatur didalam peraturan daerah. Ada sanksi terhadap warga yang menembang pohon tanpa izin dari Pemkot Depok," tandas Indra.

Untuk mengimbangi suhu panas di musim kemarau saat ini, Indra dan Pramana mengimbau warga agar menperbanyak menanam pohon baik di rumah maupun lingkungan."Dengan warga ikut membantu DLHK secara swadaya menanam pohon pelindung mudah- mudahan kualitas udara di Kota Depok kembali normal," tutur Indra diamini Pram sapaan akrab Pramana. (jaya)

No comments:

Post a Comment