Subscribe Us


 

Musrenbang Kelurahan Cisalak; Pengelolaan Sampah Dan Posyandu Jadi Prioritas Pembangunan Tahun 2025

KabarPublik- Cisalak 

Dalam musyawarah perencanaan pembangunan tahun 2025, Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok menetapkan program pembangunan pengelolaan sampah dan pembangunan Posyandu menjadi skala perioritas pembangunan 2025, Selasa (16/1/24).

Untuk program pembangunan kedua sektor itu akan menyerap anggaran mencapai 65% dari pagu dana kelurahan sebesar Rp2,5 Milyar.

Forum Musrenbang tahun 2025 yang berlangsung di aula kantor Kelurahan Cisalak dibuka Lurah Cisalak, Rini Ekasari dihadiri dan disaksikan  Camat Sukmajaya, Wiyana.

Dalam sambutan dan pengarahannya, Camat Sukmajaya, Wiyana mengapresiasi atas program pembangunan yang menjadi usulan-usulan warga melalui forum rembug RW agar dapat ditentukan program prioritas dan pilihan sesuai kebutuhan warga dan lingkungan.

Menurut Camat Wiyana, Pemkot Depok hingga tahun ini masih tetap berupaya mengurangi sampah, untuk itu hendaknya didalam forum Musrenbang 2025 dapat mempropritaskan pengelolaan sampah sebagai kebutuhan dasar dan masalah kesehatan.

"Harapannya Musrenbang Kelurahan Cisalak hari ini hendaknya lebih memprioritas masalah penanganan sampah dan peningkatan kesehatan masyarakat," kata Camat Wiyana.

Dalam sambutan saat membuka forum Musrenbang 2025, Lurah Cisalak, Rini Ekasari mengawali dengan pemaparan situasi dan kondisi wilayahnya, serta identifikasi permasalahan di wilayah Kelurahan Cisalak.

Mengenai pembangunan fisik terutama drainase, Rini menjelaskan, alasan kelurahan Cisalak tidak memperioritaskan pembangunan drainase di Gang Masjid, ternyata larinya air dari RW 03,04, 05, 06,07 dan RW08 semuanya masuk ke Situ Pangarengan, namun ada beberapa drainase yang airnya keluar ke lahan-lahan rawa milik warga yang sudah bersertifikat.

"Kalau drainasenya ditutup dikuatirkan berdampak terhadap Situ Pangareng," ungkap Rini.

Untuk program tahun ini, menurut dia, Kelurahan Cisalak lebih memfokuskan pada kegiatan dasar masyarakat seperti pengelolaan sampah dan pembangunan fisiknya yaitu Puskesmas.

"Jadi tahun ini kita hanya fokuskan pada kegiatan dasar masyarakat seperti pengelolaan sampah dan pembangunan fisik yaitu Puskesmas," ujarnya. 

Mengenai porsi anggaran sebesar 65% dari pagu dana kelurahan sebesar Rp2,5 Mikyar, Rini menutur, proyeksi alokasi anggaran sebesar bersifat dinamis.

"Namun hal itu masih bersifat dinamis, artinya sambil menunggu koreksi dari Bappeda Kota Depok," kata Rini.

Terkait program pembangunan pengelolaan sampah, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Cisalak, Irwan Setiawan menjelaskan, sesuai kesepakatan bersama dengan para pengurus Rukun Warga (RW) maka pembuangan sampah warga RW03- 08 tidak lagi dibuang ke TPS RW07, pembuangannya dialihkan ke UPS Pasar Cisalak.

" Hasil rembugan dengan para pengurus RW maka sampah dari RW03-08 dialihkan pembuangan ke UPS Pasar Cisalak," pungkas Irwan  (jaya)




Post a Comment

0 Comments